Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

30HARICURHAT? BEGINI SENSASINYA

T ernyata, menulis diam-diam bagi orang yang malas bercerita, malas menjawab kenapa dan bagaimana dirinya, adalah solusi tepat. Ia bisa bebas menulis panjang lebar, tanpa peduli siapa yang akan membaca nya nanti. Kalau-kalau dia tak sengaja curhat dan mengeluhkan masalah hidupnya, dan dia menuliskannya di blog, siapa yang membacanya, itulah yang tau masalahnya. Haha. Di 30 hari ini, di label ini, semua tertuang. Bukan cuma saya, tapi mereka, yang bersedia mendaftarkan diri di sini. Walau yaaaa, cuma satu nama yang bertahan selain saya (mungkin si), Hay Ushi Ariska wkwkwk.  Sensasinya? Jangan ditanya.. Udah pasti seru ya, setiap hari jadi ingat kalau belum nulis, belum cerita, belum ngpost blog. Terus ya, pastilah ada rasa sedikit lega habis nulis. Semisal saya, di tulisan saya, banyak banget menyebut perilaku orang-orang yang saya temui, saya ngegosipin mereka di tulisan, nyindir mereka di tulisan, dan serunya itu, cuma beberapa orang yang akhirnya tau tentang tulisan itu. Belum la...

CARA MUDAH MENUANGKAN IDE DALAM TULISAN

Siapa aja bisa menulis, tapi belum tentu jadi penulis. Tau kendalanya apa? Apalagi kalau bukan, karena belum juga memulai. Terlalu banyak ide di kepalanya, di khayalannya, tapi mengakui susah sekali menuliskannya. Bahkan seorang penulis yang sudah seringkali menulis dan diterbitkan di media manapun, masih sering bingung untuk menuangkan idenya ke dalam tulisan. Pastinya membaca buku merupakan kewajiban utama seorang penulis, belajar mengenal bahasa buku orang lain, akan lebih mudah dalam mewujudkan imajinasi ke dalam tulisan. Bukan hanya membaca, ada banyak cara mudah yang bisa dijadikan usaha baru agar mudah menulis dengan ide yang sudah tertumpuk di kepala. 1. TULIS APAPUN YANG DIPIKIRKAN Sediakan catatan ponsel, atau buku kecil, kalau ide terlintas, langsung tuliskan. Jangan kebanyakan mikir akan mau gimana tulisan ini nanti, tapi pikirkan apa semua ide udah dituliskan. Setelah selesai, mulai selesaikan tulisan dengan penyusunan yang baik. 2. DUDUK DI TEMPAT TERNYAMAN Kenapa nulis i...

DIALOG PENDEK "TOKOH DI BUKU ITU"

  Cuaca tak biasanya semendung ini, masih pagi sudah harus repot karena yakin akan hujan. Akan hampa pastinya jika toko ini tutup, apalagi ada penulis yang sudah menandatangani kontrak dengan toko buku ini. Akan kah dia benar datang jika cuacanya begini? Aku masih tetap mengamati buku-buku lama yang siap digeser ke deretan buku murah, yang pasti mereka sudah tak kunjung laku sejak 2 tahun ini. Hendri dan Hendra si kembar yang bekerja di toko buku ini pun terlihat semangat, meski cuaca mendukung untuk lebih baik di rumah dan tidur. Tak lama sebuah mobil mewah datang ke toko kecil ini, mobil itu milik si penulis, yang mengaku bernama Pipit. Wajahnya polos, senyumnya manis, kami baru bertemu 2 kali, tapi sepertinya lebih dari itu, aku belum bisa memastikan.  Yang jelas, ia entah datang dari mana, tiba-tiba sudah berniat membuat kontrak. Padahal toko ini tak terkenal di manapun. Cuma anak-anak SMA yang suka baca buku biasanya yang mampir ke sini. Atau orang yang tak sengaja lewat ...

JAWABAN TENTANG "KENAPA" UNTUK SAYA

Target pembaca : Isma di masa depan dan mereka yang bertanya. Kalau-kalau di kasih kesempatan lagi membacanya, semoga dalam keadaan sehat. Entah dalam keadaan sudah punya keluarga, atau bahkan cucu, semoga ingat. Isma, apa yang buat kamu nangis? Beberapa tulisan, saya selalu membela diri, bahwa saya orang yang gak gampang nangis, dan ya karena faktanya memang bener. Dalam keadaan sendiri? Kadang iya mau nangis, tapi seringnya, memang jarang nangis walau sendiri. Selain ingat dosa, atau ibadah malam, berduaan sama sajadah dan diri sendiri, saya juga mau nangis perkara manusia. Misalnya, mengingat Alm Tiwi, sahabat yang sering saya ceritakan sebelumnya. Atau kalau perkataan orangtua tiba-tiba saja nyelekit dan pas kena di ulu hati, itu dua hal yang bikin saya nangis perkara manusia. Perkara yang lain ada? Ada, itu tentang sendal. Isma, kenapa kamu suka sendal? Karena sendal itu bikin nyaman bagi saya. Dan saya pernah nangis, galau sampai 2 hari, karena kehilangan sendal saya. Si busuk, l...

GIMANA KACAMATA SI MANUSIA RABUN?

  Ditulis, perempuan rabun sejak kelas 5 SD, yang berkacamata duduk di bangku SMA kelas 2. Silakan dibaca sampai habis kalau kamu mau ambil pelajaran agar gak rabun, atau persiapan setelah rabun, dan kalau kamu memang rabun lalu baca ini, semangat. Kamu gak sendiri. Kenalkan, ini gambaran kacamata kami kalau kena hujan. Gak bisa nampak jalan kalau lagi hujan. Karena memang menutupi kali, dan tau? Ga bisa kaya mata normal yang kalau kena hujan tinggal di kucek atau sipitkan mata aja. Orang berkacamata harus bener-bener ngeringkan kacamatanya pakai kain kering, jadi biar keliatan lagi terang. Kenapa ga dibuka ajasih? Ya elah bung dia rabun, dia ga nampak, kasian dong ya. Ini, kacamata kalau berembun. Pakai masker, makan minum yang panas, begini hasilnya. Kalau ini gampang si tinggal bersihin pakai tangan aja, dah bersih. Tapi dan tapi, kalau pake masker terus, memang bener bener jadi penghalang sih. Kalau ini, gambaran menyedihkan dari orang berkacamata yang punya hidung minimalis, m...

KALAU MAU DISAYANG, JANGAN GALAK SAMA BOCAH

  Tulisan ini dibuat oleh mahasiswa yang bukan jurusan keguruan, bukan guru, bukan psikolog, bukan seseorang yang sudah mendalami ilmu parenting, bukan dan bukan. Kalau kamu adalah orang yang tidak suka anak-anak, sulit berkomunikasi dengan anak-anak, tulisan ini cocok untuk kamu. Kenapa anak-anak harus disayang? Kan bukan anak kita sendiri. Dulu, saya berpikiran begitu. Setiap kali disuruh ngajari anak-anak, saya mengetus "gak lah, gak suka anak-anak aku". Atau, "biarin lo nangis, bukan anak awak aja pun". Kelas 6 SD-1 SMA, mama buka sekolah PAUD di depan rumah, kebayangkan, setiap hari harus ketemu anak-anak terus, pagi sama anak PAUD, siang ke sore sama anak sekolah sorenya (MDA). Berisik, jorok, manja, cengeng, bandel, ingusan, semua jenis ada. Sampai-sampai saya pernah diludahi bocah lanang, dan itu kena ke rambut saya (berhubung dulu belum berjilbab ya), kebayang dong gimana joroknya saya waktu itu. Saya emosi, benci dan akhirnya saya mengutuk diri, kalau ...

TIPS BERORGANISASI BIAR GAK CUMA NUMPANG NAMA

Kamu anak organisasi? Apa tujuanmu mau berorganisasi? Apakah karena ingin belajar, menambah pengalaman, nyari teman, atau cari perhatian? Saya rasa kalau orang ditanya kenapa mau gabung organisasi, jawabannya yang terlontar itu karena ingin belajar. Alhamdulillah jawaban yang membikin lega memang. Ternyata banyak orang yang ingin belajar di bumi ini. Tapi faktanya gimana? Ternyata, banyak orang yang berorganisasi, atau ikut kegiatan relawan, cuma diem di tempat. Kok bisa? Di sini kita akan bahas. Jadi jenis orang berorganisasi ada banyak, di antaranya si kaum rajin dan amanah, kaum ikut-ikutan, kaum yang bergeraknya pas disuruh aja, kaum yang diem dari pertama gabung sampek akhir kepengurusan, dan bahkan ada yang kaya kenangan manis, muncul sesukanya, pergi semaunya. Kamu yang mana? Nah berhubung kita gak perlu ceritain semua, jadi kita bahas yang urgen aja nih, yaitu kaum yang diem-diem, dan kaum yang ilang timbul. Kenapa? Karena kaum-kaum begini ni yang pada akhirnya akan dianggap or...

SI HOBI PROMOSI DIRI : IBU DAN ISTRI IDAMAN

  Netizen menggerutu dalam hati, bisa-bisanya ada orang yang selalu buat status mengaku kalau dia idaman. #kitamainsindir-sindiranya #tulisannetizennyinyir Tulisan sengaja dibuat tanpa foto, ada sesi selanjutnya dengan banyak foto sama anak-anak. Sejak tahun ke tahun, seiring perkembangan zaman yang makin berkembang, manusiapun ternyata bisa berubah, entah karakternya, sikapnya di media sosial, atau bahkan cara ia memakai media sosial. Ada yang dulu jadi tukang curhat sekarang jadi tukang share kata-kata bijak, dulu si tukang nyindir sekarang beralih profesi jadi si tukang diam aja di medsos, ada yang hobi promosi jualan, dan sekarang beralih ke promosi diri sendiri. Emang salah? Enggak sebenernya kalau memang tujuannya baik, ibarat kata kaya ngebangun branding diri gitu, kita dikenal orang sebagai apa, gimana, dan kenapa si orang harus kenal kita, pentingnya gimana. Gitu. Tapi, pernah gak sih kalian liat temen kalian selalu promosiin dirinya sebagai seseorang yang di...

BEGINI AGAR SUKA BACA BUKU

  Membaca itu bisa membaca apa aja, mungkin kamu suka baca story-story orang, baca komen-komen netizen di kolom komentar explore instagram, baca quote-quote bucin, sayangnya gak suka baca buku. Kamu pengen banyak tau hal, pengen jadi penulis, pengen bisa menulis, tapi disodorkan buku untuk dibaca, kamu malah menghindar. Ya banyak yang mengakui baca buku itu kegiatan membosankan. Walau saya sendiri juga gak tau apa yang bikin bosen. Mungkin cara di bawah bisa dicoba biar kita yang mau suka baca buku, biar gak bosen dan jadi cinta gitu sama buku. 1. TEMUKAN GENRE FAVORIT Memulainya dengan mengenal diri sendiri dulu, sebenarnya "apa yang lagi kubutuhin, aku mau cari apa sebenernya". Kalau misal kamu lagi pengen cari tau soal bisnis, berarti buku bertema bisnis yang cocok dibaca. Kalau lagi pengen banget baca soal motivasi hidup, kaku butuh genre yang seger seger dari buku self improvement. Kalau bosen bacanya gimana? Saya dapat ilmu dari buku yang pernah saya baca soal gimana ki...

JAWABAN MAMA KETIKA DITANYA KENAPA HOBI BELI MUKENAH

  Semoga saya, kamu, kita sempat membahagiakan kedua orangtua. Aamiin. Saya dan mama terbilang sangat dekat, meski mama sering istighfar liat kelakuan anaknya ini. Masa saya senyum-senyum waktu dimarahi, mama istighfar. Saya berdiri di kursi dapur sambil pegang tempat minum, lalu bernyanyi, mama saya istighfar. Saya lari sana lari sini mama istighfar, saya pura-pura sakit biar gak disuruh kerjaan rumah, mama istighfar, nyaris semua hal.  Tapi gak masalah juga, saya selalu buat mama istighfar itu bagus kan. Ribut sama orangtua juga itu wajar, saya juga begitu, karena kesalahpahaman, susah nahan emosi, yang akhirnya saya sebagai anak, atau bahkan kita, memilih mempertahankan argumen daripada mengalah. Sebagai jejak, saya menulis ini, tentang jawaban mama waktu saya tanya soal barang-barang yang dibelinya. Mama yang selalu bilang ke anaknya, "sunek gubeng mama, kesayangan mama, buah hati mama, kemanjaan mama, gubeng sunek, sunek gubeng mama", mama terbaik, tulisan ini adalah jej...

TIPS JADI PENULIS BUKU UNTUK ORANG MAGER

  Sadar atau gak, kita semua bisa jadi penulis buku. Tergantung kita mau gaknya untuk mulai. Kalau punya mimpi yang terbesit mau jadi penulis buku, jangan sepelekan, gas aja terus. Walau 2 tahun berikutnya baru terkabul angan untuk nulis buku. Apalagi untuk orang yang susah berkomunikasi, menulis itu kegiatan yang wajar dan rekomendasi, bisa baca  di sini, artikel tentang menulis. Terus, kalau mager gimana? Bisa jadi penulis? Jawabannya bisa banget. Walau kerja mu 24 jam di rumah cuma sebatas makan tidur salat mandi kerjaan seadanya, coba tambah kegiatannya dengan nulis. Selesaikan 1 naskah buku. Kok gampang banget ngomong? Karena uda terbukti, saya pernah menulis naskah yang isinya cuma 25 halaman, dan dijadikan pdf, dibaca gratisan sama orang-orang, dan menulis lagi sekitar 45 halaman, dibaca gratisan, itu nulis karena gabut. Dan ya dengan posisi sambil rebahan. Bahkan, nulis blog juga bisa dijadikan buku utuh, coba deh satuin tulisan kamu, udah berapa halaman selesai? Kesul...

TUTORIAL MENDAKWAHI TEMAN VERSI MILENIAL

  Hendaknya kalian berdua ucapkan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan ia akan ingat atau takut kepada Allah (QS. Thaha: 44). Beberapa kali saya sering nulis soal teman yang suka nyindir di medsos. Kali ini serupa, kata mendakwahi sepertinya cocok dipakai. Karena melihat berdakwah juga kewajiban muslim, dan ya tinggal lihat caranya aja. Sebelumnya mohon maaf ya, di sini saya mungkin berdakwah (menyeru, mengajak), tapi minim pengalaman. Unzhur ilaa maa qoola walaa tanzhur ilaa man qiila, gitu aja kali ya. Saya cuma ngangkat ini dari keresahan saya, teman, dan orang-orang lain. Gini-gini, sebagai kasus, ambil contohnya ada temen kita yang ada ni tingkahnya gak sesuai lah untuk seusia dia, atau penampilannya gak kayak seorang muslim, atau omongannya gak keliatan kayak yang dicontohkan Nabi, yaitu lemah lembut, coba kita jangan langsung menghakimi dia. Jangan jatuhkan dengan kalimat yang menyakiti dia. Loh jadi gimana nih mau ngingatkan dia kalau itu salah? Ada kok tipsnya. Bisa ...

CEWEK ITU PERNAH SALAH, BISA DIEM GAK?

Manusia tempatnya salah. Bukan tempatnya merasa selalu benar.  Saya perempuan, saya tau perempuan gimana, walau begitu saya sering gak berpihak sama perempuan. Misalnya, pembenaran kalau perempuan harus suka warna pink, perempuan harus suka pakai make up, pembenaran kalau perempuan itu semuanya cengeng, baperan, perempuan itu harus selalu benar, perempuan itu gak bisa dilawan.  Perempuan itu unik, saking uniknya sering kali ada status atau meme yang saya temukan tentang buku memahami perempuan, yang jumlahnya sampai beribu halaman. Jangankan kaum lelaki, kaum perempuan aja sering bingung sama kaumnya sendiri. Demi apa saya gak suka dan gak sepakat sama kalimat, "Cewek itu selalu benar". Kalau lagi ada debat atau hal yang harus didiskusikan, malah si cewek ga mau ngalah, dia jawab dengan kalimat itu. Lawan bicara auto diam. Ada juga perdebatan yang saya lihat, lawan bicara makin banyak bicara, tak terima mungkin dengan pernyataan itu. Untuk kelen ni ya temen-temen saya yang la...

ODOJ BIKIN CANDU BACA QURAN

Mau istikamah baca quran? G ak punya temen yang selalu ngingatkan baca quran? Mau punya kebiasaan baru sama quran? Pengen banget jadi kecanduan sama alquran? Selesaikan bacaan ini dulu yok. Saya orang yang sebenernya baru-baru aja belajar agama. Baca quran? Jangan tanya, baca di waktu magrib aja uda bersyukur banget, dan ya seminggu biasanya cuma 3 atau 4 kali. Untuk khatam 30 juz aja lama banget. Ngerasa itu hal biasa, semua orang pun pasti bahkan jarang khatam quran. Begitu pikiran saya dulu. Setamat dari SMA saya berkomitmen dan berjanji untuk belajar agama dan gak lagi ninggalkan salat, saat masuk kuliah di 2016, saya mulai risih dengan saya yang gitu-gitu aja. Susah banget nyari temen yang bener-bener juga lagi di fase "mau belajar agama". Karena itu mahasiswa baru, orang baru, bener-bener gak tau apa-apa. Sabar menanti, sabar mengamati, waktu ada kajian di Masjid kampus, ada laki-laki duduk di depan jamaah dia ngenalkan komunitas ngaji, namanya Ust Liandi, saya suda...

NGULANG MATA KULIAH ? JANGAN GALAU

  Tulisan ini diperuntukkan untuk semua kaum, baik kaum pengajar, kaum mahasiswa yang sedang mengulang, dan kaum mahasiswa yang tak pernah mengulang mata kuliah. Mahasiswa itu banyak jenis, banyak banget. Ada jenis si kuliah pulang-kuliah pulang, jenis sibuk organisasi, kuliah sambil kerja, kuliah hangout, kuliah sibuk sama penelitian. Banyak, banyak banget jenisnya. Jenis dosen pun banyak, ehem skip dulu. (Nanti saya kena kasus lagi karena nulis tentang dosen). Dosen itu baik kok, baik banget. Oke jenis dosen cuma satu itu. Semoga semua sepakat. Karena banyaknya jenis mahasiswa yang sama-sama manusia, ada banyak pula alasan mahasiswa ngulang mata kuliah. Ada yang semester 7 eh join di kelas semester 5. Ada yang semester 8 eh join di semester 2. Ada nih yang semester 13 join di semester 7. Wah. Kenapa Mereka Ngulang? Kalau kamu teman baiknya, pasti kamu tau alasannya. Entah dia semasa perkuliahan memang malas masuk kelas, malas ngerjain tugas, atau ya tukang melawan dosen. Kamu gak...