T ernyata, menulis diam-diam bagi orang yang malas bercerita, malas menjawab kenapa dan bagaimana dirinya, adalah solusi tepat. Ia bisa bebas menulis panjang lebar, tanpa peduli siapa yang akan membaca nya nanti. Kalau-kalau dia tak sengaja curhat dan mengeluhkan masalah hidupnya, dan dia menuliskannya di blog, siapa yang membacanya, itulah yang tau masalahnya. Haha. Di 30 hari ini, di label ini, semua tertuang. Bukan cuma saya, tapi mereka, yang bersedia mendaftarkan diri di sini. Walau yaaaa, cuma satu nama yang bertahan selain saya (mungkin si), Hay Ushi Ariska wkwkwk. Sensasinya? Jangan ditanya.. Udah pasti seru ya, setiap hari jadi ingat kalau belum nulis, belum cerita, belum ngpost blog. Terus ya, pastilah ada rasa sedikit lega habis nulis. Semisal saya, di tulisan saya, banyak banget menyebut perilaku orang-orang yang saya temui, saya ngegosipin mereka di tulisan, nyindir mereka di tulisan, dan serunya itu, cuma beberapa orang yang akhirnya tau tentang tulisan itu. Belum la...
Semua ada di sini-