Kalau ada yang bilang, jangan selalu bermimpi, saya tak masalah dengan itu. Yang jelas karena mimpi yang saya tulis, saya sampai ke sini, Simeulue. Air dingin nama desanya, di situlah tempat yang akan membiarkan saya sebagai tempat peristirahatan selama di Simeulue, benar sangat banyak sekali pertanyaan di kepala saya yang akhirnya saya pilah sendiri mana yang harus ditanyakan ke Mira. Setiap hari, saya temukan jawabannya. Satu hal yang baru saja saya dapatkan jawabannya, itu antara mama dan saya. Karena pada dasarnya perginya saya di pulau seberang, tanpa izin, tanpa pamit, dan tanpa basa-basi perbincangan akan pergi berlibur. Malam tanggal 17 Maret lalu, saya berangkat. Dan saya baru bilang ke mama di tanggal 22 Maretnya. Ya tetap dengan rasa bimbang, akhirnya mama tak marah kan. Mau gimana lagi, toh saya sudah di sini. Seperti apa Simeulue, Isma ? Biasanya, saya menikmati waktu liburan butuh waktu beberapa hari untuk nyaman dengan daerah yang saya datangi. Dan ...
Semua ada di sini-