Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

7#CAPEK? SINI KUTEMENI (Perseteruan Banyak Kepala)

Hay kamu capek ya? Lagi butuh temen ya? Aku  bisa bantu kok apa yang kamu butuhkan. Kamu mau aku temeni 24 jam? Aku siap. Kamu mau lampiasin semua kesel kamu ke aku? Aku siap. Kamu mau eskrim? Aku otw nih. Kamu mau....... Apa? Mau apa? Mau nyari yang kayak gitu? Gak ada! Gak usah ngarep! Bullshit!! Dan ketika sudah waktunya tiba. Tu lah banyak drama. Suka kali me ndam masalah. Kalau ada apa apa itu harusnya cerita. Jangan selalu ngerasa sendiri. Ujung-ujungnya jadi ginikan. Uda dewasa padahal. Terserah dia lah mau ngapain. Eh enak aja cakap dia itu ya. Gak usah nyama-nyamain dia samaku. Gak usah langsung nyimpulin. Gak usah la buat apa-apa. Diem itu udah lebih baik. Udahlah. Kau itu jangan ikut campur. Biarin dia mau gimana. Gak guna pedulimu itu ke dia. Sampah semua itu. Lalu dirinya melalui dirinya, lewat cermin yang pernah retak dan digantungkan di dinding kamarnya. Gak ada yang salah. Mereka gak salah. Mereka cuma peduli. Mereka sayang. Walau gak tau siapa yang bena...

6# AHLI IBADAH KAYAK MEREKA

  Ala bisa karena biasa.  Ala bisa karena terpaksa.  Mau pake prinsip yang manapun, intinya tetap sama. Dan ya, mau ngobrolin tentang mereka. Yang kalau ditanya hobinya apa jawabnya baca Quran, yang kalau ditanya mau kemana, jawabnya solat, yang kalau ditanya kenapa gak ikut jawabnya ada kajian, yang kalau ditelpon gak diangkat, pas didatangi ternyata lagi fokus doa ke Allah. (Gak ke semua hal ya. Jangan karena ini jadi gak bisa bedain mana yang beneran mana yang riya).  Ahli ibadah udah pernah kuceritakan di blog sebelumnya. Singkatnya di tulisan ini, mau bangun kebiasaan apa, ya kaya mereka. Ibadah.  Ahli ibadah yang bukan cuma nunaikan ibadah aja, pelepas kewajiban yang penting udah ibadah, tapi yang benar-benar ibadah lillahi taala, ketenangan, berkah, tentram, semua terasa setelah ibadah ke Allah.  Mungkin kita pernah ya, udah ibadah terus sama Allah, ngerasa uda alim banget di depan Allah. Tapi hati keseringan gak tenang, ngerasa banyak beban, capek b...

5# BACA BUKU BUKAN BACA ISI HATI KAMU

Kisah Nirmala dan Oki di majalah bobo berhasil bikin aku langsung suka sama bacaan.  Mama Yayak sibuk belikan majalah, biar anaknya makin lancar baca. Mama pun selalu bawa buku dari perpus sekolahnya untukku baca. Kalau ada bazar buku, aku paling suka. Aku bawa kertas yang isinya list judul buku, dan kasih ke Yayak. Kutandai buku mana yang mau kubeli.  Setelah ditotalkan, Yayak kasih uang untuk beli buku. Ya buku yang biasa kubeli tentang hitung cepat, buku tematik, buku surga dan neraka, doa anak solih. Banyak. Jadi kalau ditanya kebiasaan apa yang dari dulu uda terbangun, ya baca buku. Baca buku, baca quran, gak bakal pernah kecewa. Gak ada alasan untuk gak baca buku. Mungkin iya aku jarang nangis, tapi buku salah satu alasan aku nangis. Liat buku dikoyak, ilang, cerita buku yang gak sesuai ekspektasi, banyak. Sampek sekarang, juga harus suka buku. Tetap, dan semoga, mencintai buku, menerapkan ilmu dari buku, open mindset, nambah ilmu, dan semoga apa yang kita biasakan, mema...

4# Harapan? Banyaklah!

Kupikir, aku orang paling rajin nulis tautan narablog ini. Rupanya enggak. Dan ini bukan sesuai ekspektasiku. Berharap dan mengira aku yang selalu pertama mengirim tautan, tapi rupanya enggak.  Ya sama aja kaya harapan di 2022 ini. Banyak, berharap, berkeyakinan hal-hal baik menyertai, tapi gimana jadinya kalau semua gak sesuai kenyataan?  Harapan, kalau mama tau aku menulis harapan di sini tanpa menuliskan mau wisuda, bisa gawat segawat-gawatnya. Jadi tanpa berlama. Aku maunya wisuda. Oke kudetailkan lagi harapan ini.  Aku mau wisuda, di gelombang pertama tahun 2022 dan setelah selesai aku gak mau jadi manusia berpendidikan yang sia-sia. Gak mau jadi manusia yang uda punya gelar sarjana tapi terlalu membanggakan gelar, apalagi IPK (lagian gak ada yang dibanggain haha).  Kerja? Mau banget. Kerja yang bikin mama bangga, sesuai jurusan atau enggak ya gak masalah sih ya. Namanya rezeki siapa yang tau. Dan pastinya halal.  Singkat aja. Gak perlu dipanjangin. Semoga ...

3# AKU HADIRNYA, AKU DATANGNYA

Si pembuat tema tulisan, mungkin lupa ya kalau dia juga harus nulis. Dan tema minggu ini rasanya ia sendiri bahkan gak tau mau nulis apa tentang tema.  2021 tahun terkomplit. Ada yang hilang, ada yang datang. Siapa pula mereka yang dikatakan spesial itu padahal sanggup pergi. Siapa pula mereka yang dikatakan pernah menjadi spesial itu juga tiba-tiba hadir lagi. Ya namanya juga hidup, gak cuma bumi aja yang berputar, perasaan manusia juga berubah.  Gak cuma zaman aja yang berkembang dan maju, manusia juga. Dan semua, bisa berubah kapan aja. Tapi setelah diingat sekalipun, sampai letih sekalipun, aku bahkan belum menyadari siapa yang pergi di tahun 2021. Dan siapa yang datang di tahun 2021. Yang kutau, cuma aku. Aku pernah pergi meninggalkan aku, pas banget ketika mulai bisa merasakan tentang apa yang lagi dikeluhkan. Apa yang lagi pengin dibutuhkan. Apa yang lagi pengin diselesaikan. Aku pernah pergi meninggalkan aku, hilang arah tapi memaksa tetap sadar. Mulai selalu was-was p...

2#KABAR KOK DITANYA! PELAJARAN DARI IKLAN SHAMPOO KEANU

“Nape?! Mau skip? Yaudah sana capek gue!”  “Haa! Beneran doyan lo ama gue?? Orang marah-marah masih ditungguin tau gak?” "Emang gue doang ya. Kalau capek bawaannya pengen marah marah aja" Ada prasangka orang langsung bilang kalau rambutnya yang capek. Dan butuh dicharge.  Salah? Enggak. Dia gak cuma pasang prasangka, dia juga kasih solusi.  But si dia langsung you know lah ya siapa, si Keanu bilang langsung, "Emangnya lo pikir gue belom sampoan? Tiap pagi gue sampoan,emang masih gini aja gue". Gak salah sih, karena ada saran yang ternyata belum detail nih alasannya kenapa. Setelah dijelasin lagi, ternyata bener. Memang itu yang dia cari. Sampoan aja gak cukup! Oke wait.  Kaitannya sama tema tulisan gimana? Jadi gini, kita mulai dari diri sendiri.. Kita bebaskan diri kita mengekspresikan emosi kita sendiri. Dan harusnya kita juga bisa membebaskan orang lain mengekspresikan apa yang dia rasakan.  Why?? Gak semua harus sama kaya kamu. Oke ya. Kamu capeknya diem,...

1#MINTA APA LAGI?

 "Mana cukup uang segini untuk sebulan" "Ya Allah, bisa kali ya aku dapat cobaan kaya begini" "Kok bisa sih aku belum wisuda juga bulan ini" "Kapan lah ini naik jabatan" "Capek banget kerja terus pagi ke malem demi cuan" Dan, gak ada habisnya. Terus dan terus, kita ini kenapa sih selalu memaklumi diri dengan kalimat, "Ya namanya manusia, gak ada bersyukurnya".  Terus dan terus, kita tenangkan diri sendiri dengan, "Bukan salahmu loh. Bukan". Banyak manusia sering heran sama hidupnya, bahkan aku sering dibuat heran. Sebenernya alasan capek ngejalani ini itu di dunia yang cuma sebentar ini gak jauh-jauh. Ya apalagi kalau bukan gak ada rasa syukurnya.  Padahal, Allah ingetin nih kan di Surah Al-Furqan : 62 "Dan dia pula yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang mengambil pelajaran atau orang yang bersyukur" Tapi kok bisa-bisanya aku si manusia banyak ngeluhnya ini selalu protes ini itu. Sea...

PELAN-PELAN KITA JAWAB #1 : KENAPA KALAU DITANYA 'KENAPA' - 'KAPAN' SUKA KESEL?

  Semoga kesel yang dimaksud enggak menimbulkan benci atau dendam, ya. Ada manusia yang belum menikah, dipertanyakan. Ada pasangan yang menikah cepat, jadi pertanyaan. Mahasiswa lama tamat, ditanyain aja. Lanjut S2, ditanyain terus. Kerja langsung, ditanya kok bisa. Gak kerja-kerja, ditanya kenapa bisa. Hamil cepat, dicurigai. Hamil lambat, pun diragukan. Banyak, banyak lagi contohnya. Dan semua, pertanyaan-pertanyaan muncul paling ya orang-orang terdekat kita. Paling juga, yang nanya itu-itu aja. Terus, mereka salah nanya? Enggak, sih. Aku juga pernah nulis tentang ini, tentang si penanya, sebenernya dia gak salah juga. Ya mungkin kalian baru ketemu, apa lagi yang mau dibahas selain nanya apa yang sewajarnya udah kita capai diusia itu. "Udah wisuda kau kan?" "Jadi, kerja di mana sekarang?" "Btw kau udah nikah kan?" Cuman, kita agak sensitif nih ceritanya kalau sering ditanya-tanya. Apalagi yang buat kita harus jawab "Karena...". Bener sih, perta...