Mungkin di sekeliling kita ada banyak orang yang terlihat baik-baik aja. Saking
sukanya
ketawa, ngobrolin hal yang bagus-bagus, dan keliatan gak punya
masalah
sama sekali. Tapi dari lubuk hati yang paling dalam, kita gak bener-
bener
tau soal dirinya, kehidupannya, kita bisa nilai juga karena itu yang
keliatan.
Bener?
Kalau
istilah psikologinya, dikenal dengan Eccedentesiast, kondisi di mana seseorang
lebih memilih diam, mendam, dan ya ngerasa ‘Im
ok’, gak punya masalah gitu depan orang lain.
Kondisi
ini sebenernya wajar, itu semua pilihan masing-masing orang. Kamu gak bisa
maksain si temen untuk cerita tentang masalahnya, kamu juga gak bisa coba-coba
menerka kenapa sih tu orang.
Atau
maybe yes kamu malah orang yang
selalu berprasangka, kenapa si kawan selalu ketawa, adalah dia yang banyak
masalah. Secara umum, kondisi Eccedentesiast memang menyerupai, tapi dan tapi
gak semua harus ditafsirkan gitu.
Bisa
jadi temen kamu memang gak ada banyak beban hidupnya, atau lagi gak suka anggap
sesuatu itu masalah yang harus banget dibahas. Dan ada pula yang sebaliknya,
memang benar kalau misalnya kamu atau saya, adalah si Eccedentesiast yang
dimaksudkan ini.
coba cek ke dirinya.
Tau
gak, jawaban Gak papa itu Klasik sih, tapi gak papanya seorang temen bisa
menimbulkan pertanyaan kan, ketika sikapnya yang periang tiba-tiba berubah jadi
lebih murung, atau ketika sikap periangnya keliatan over banget, dan kebanyakan
dari kita jawabnya, Gak papa. Gak ada masalah. Padahal, ada “I cant take it anymore” di balik gak
papa itu tadi.
Nih
juga tentang prasangka, saya termasuk orang yang sering dicurigai banyak
masalah, karena saking seringnya ketawa. Kalian tau? Iya itu bener wkwkk. Saya
mau jujur gini karena ya ini tulisan yang pastilah gak banyak yang baca, jadi
selagi saya gak merasa terganggu, kejujuran itu gak masalah sih.
Terlalu
banyak tertawa juga ternyata dapat menimbulkan kecurigaan orang, terlalu diam
juga banyak menimbulkan kecurigaan orang, dan ya inila hidup.
Saya
sering dibilang bertopeng, ya nevermind,
memang iya! Tapi, kalian tau sebenernya ini juga demi kebaikan kalian wkwk.
Kalau kamu orang yang juga Eccedentesiast, ngerasa gak sih, lebih penting untuk
dijaga sendiri, daripada curhat sana curhat sini, sindir sana sini, galau ini
itu.
Sebagian
dari kelompok kami (Eccedentesiast) mungkin pernah berbagi cerita, memang ya
dipeduliin seorang temen, tapi selalu ngerasa hey nobody knows. Kamu itu gak
paham lo, kamu itu gak di posisi ini, solusimu gak masuk akal, kamu kok gak
ngasi solusi, kamu gak harus banyak komentar, dengarkan aja, atau blablabla.
Ada
banyak respon yang pengen banget sebenernya kita omongin. Dan ya, kalau ada
yang bilang, jadilah diri sendiri, bukalah topengmu, atau mulai sekarang
berbagilah, karena itu gak wajar, wah it
wasn’t true. Kamu gak bener-bener tau!
Selain
kita merasa gak enak untuk bebani kamu, kita juga kayak merasa ini gak layak
sih dibagi ke kamu.
Btw makasih ya untuk perhatiannya yang entah itu tulus atau Cuma iseng, pedulinya yang bener-bener ikhlas atau Cuma karena penasaran, untuk solusi yang paling tepat atau yang Cuma sekadar asal bicara, untuk waktunya yang udah mau jadi teman cerita, terima kasih.
Kita,
si kelompok Eccedentesiast, tulus berterima kasih. Mungkin kami yang terlalu
banyak memikirkan hal-hal yang belum terjadi kalau kami cerita ke kalian,
mungkin juga kami orang yang selalu merasa bodo amat sama masalah kami sendiri,
atau bisa jadi kami terlalu merasa diri kami sendiri adalah solusi terbaik,
tempat terbaik untuk berbagi, menyimpan rahasia dan masalah. Jadi, maaf kan
kami.
Ohya
untuk kamu yang memang merasa lagi gak baik-baik aja, tapi di depan bilangnya
aman, gak ada masalah, semoga memang benar-benar bisa ngobati dirinya sendiri
ya, jangan sok-sok kuat di depan orang, tapi ternyata kalau sendirian malah
ngelakuin di luar kendali. Dan makin jauh dari Allah, wah yok-yok benahi.
Semangat,
jangan lupa jaga kesehatan fisik dan mental.
#Ngeblogramadan
#Tautannarablog
#Blog4



Komentar
Posting Komentar