Langsung ke konten utama

STOP SINDIR TEMEN YANG DATANG PAS ADA MAUNYA

Kau mengaku teman, lalu hilang di permukaan. Saat ada butuhnya kupastikan kau datang. Sambil berbasa-basi "sehat kan?".

Tulisan ini adalah sebuah pertunjukan, pengakuan khayalan dari manusia khayalan.

Oke saya gak bahas soal sahabat dan teman di sini, karena kita uda bahas di Siklus Persahabatan dan Siklus Sekadar Teman di tahun lalu. Jadi fokus ke judul ya. Yap langsung aja tanpa berlama-lama kita panggilkan teman saya yang suka sindir temannya. Yeeeeeeee

Halo apa kabar semua? Kenalkan aku nyinyir, suka sindir temen aku yang datang pas ada maunya. Iya aku akui aku sering banget buat postingan, status, untuk ngejulid.i dia. Biar orang lain mengiyakan.

Soalnya memang gitu, kadang ada temen deket aku, yang sekarang uda gak deket, jarang komunikasi, aku ngcht nanyai kabar, kodei dia biar kami vc, eh dia cuek. Rupanya belum lama dia ngcht aku, dan ada maunya. Besar peluang ku untuk nyindir dia. Ya ga tau dia nyadar apa gak. Yang penting aku plong.

Ada juga temen aku yang asli kami tu gak deket. Cuma sering liat-liat story aja. Tapi dia ngchat pas ada maunya. Minta tolong pun maksa. Sumpah kesel.


Wahh sadis. Nah itu tadi pengakuan dari mbak-mbak si tukang nyindir. Kita lanjut ke mbak-mbak si lebih baik diam. Kepada mbak disilakan.

Terima kasih kesempatannya. Assalamualaikum. Iya saya jujur, saya males nyindir seperti mbak A. Saya juga sering kok di chat temen deket atau temen gak deket banget, dan chatnya itu minta bantuan, pokoknya ada aja deh maunya. 

Saya memang kaget, ni orang kenapa tiba-tiba ngchat pas lagi butuh. Tapi saya langsung sadar, untuk apa lagi orang memulai komunikasi kalau tidak ada pentingnya?

Saya lebih baik dia ngchat saya pas dia butuh pertolongan, karena ya memang, untuk apa lagi kita saling chatan gitulo. Saya uda pernah hidup membicarakan hal gak penting sama banyak manusia, masa di usia saya sekarang, saya kayak ga ada bates gitulo sama manusia. 

Jadi kalau ada yang ngcht minta tolong, semisal info soal apalah gitu, kalau bisa ya saya bantu, beneran kok saya gak tukang nyindir hehe. Cuma memang ada waktu di mana saya kesel banget, jadi saya cerita ke temen saya. Habis itu, yauda gak ada apa apa lagi.

Lagian saya mikir, gimana perasaan temen yang saya chat waktu saya chat pas ada maunya aja😅 hehe

Mantap mbak. Mbak tukang nyindir boleh ni belajar dari mbak yang diam aja. Mari kita tutup dengan istighfar. Saya kembalikan ke penulis.


      Gimana wee? Golongan manakah kita selama ini? Udahla ya, stop lah jadi tukang sindir. Stoplah jadi pemarah untuk waktu yang lama. Umur siapa yang tau, amal ibadah juga kita gak tau akan tercampak di neraka atau surga kah kita. Udah ya, sama-sama kita berhentikan sindir temen yang datang pas ada maunya.

Iya saya tau pasti kesel, pengen banget dia tau. Yauda ngomong aja ke dia to the point kalau memang hati uda gedeg banget sama temen yang kekgitu. Tapi coba tanya lagi ke diri masing-masing, apa benar kita semarah itu sama temen yang datang pas ada maunya? Saya yakin sih, sebenernya kita gak begitu marah dan gak begitu peduli gitu.

Ambil positifnya, dia datang karena kita ada manfaatnya lo. Kalimat ini beda ya sama "dimanfaatin".

Jadi ya, kenapa harus nyindir coba? Apalagi pertama kali dia chat kita wkwk.

Dan ya, kita pun jangan lakuin gitu ke temen. Pas ada butuhnya aja baru datang. Yaampun. Plis deh besok mungkin bakal bahas ini lagi. Panjang ceritanya.


Yok-yok maap maapan yok.


#30haringeblog

#blogjanuari

#blog10

Komentar

  1. "iya maap ya aku datang pas butuh doang"
    Kau berharap aku ngomong gitu? Bodo amat. Hahahaha

    BalasHapus
  2. "Us, liat tugasmu dong hehe" Dateng disaat mau buat tugas doang. 🙂

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tradisi Sikap diDepan Kue Raya

Ada istilah, orang zaman dulu dan orang zaman sekarang. Kalau orang zaman dulu tandanya dia sudah tua dizaman sekarang. Dan orang zaman sekarang, dia sudah modern, tidak seperti orang zaman dulu yang dikenal kuno. Dalam tradisi hari raya idul fitri, juga sering terlintas kalimat yang barangkali tak sengaja ditutur " Dari tahun ketahun ini aja kuenya". Tak perlu menggeleng, ini hanya untuk yang sependapat denganku. Hal yang ditunggu bagi orang yang halal-bihalal selain THRnya, ialah melihat kue-kuenya. Yang tersaji diatas meja dengan sajian unik diatas tempat kue. Entah itu tempat kue kaca, ataupun plastik. Kalau kalian semodel atau sesikap denganku, apa yang pertama kalian lakukam ketika sampai ketempat saudara atau tetangga? Aku menjawab, aku akan membuka semua tutup tempat kue yang ada didepanku. Itu sudah ku anggap tradisi setiap datang kerumah-rumah. Sejak kecil, kebiasaan itu terus terjadi sampai aku dewasa seperti ini. Bukan perihal aku doyan dan aku memakan semuany...

Bukan Sekadar Maaf

Lebaran, merupakan klimaks nya umat muslim disaat bulan ramadan. Banyak hal yang sudah dilewati setiap muslim selama berpuasa. Dan perihal ibadah selama dibulan ramadan, mari kembalikan kepada Allah. Jika membahas soal lebaran, apa yang tersirat selain baju baru, thr, dan mudik? Benar, itulah tradisi bermaaf-maafan. Aku pernah bertanya kepada seorang temanku, kenapa dia kemaren meminta maaf atas semua kesalahan yang ia perbuat terhadapku, namun setelahnya ia kembali lagi membuat kesalahan yang itu bukan tanpa disengaja. Kenapa? Dan dengan singkat dia menjawab,  "Kan kemarin lebarannya". Aku terdiam,  dan hanyut pada kebingungan. Sampai sekarang, aku tak pernah lagi menanyakan hal demikian kepada temanku yang lainnya. Malah yang ada, aku takut mendapat kalimat demikian lagi. Kalau soal lebaran, dalam islam juga dikatakan bahwa lebaran itu mempertandakan bahwa kita umat islam akan segera kembali ke fitrah. Tanda bahwa kita akan menjadi muslim yang baru. Maka dari itu semua ...

Perempuan, Aku Tau Kita Rumit. Tapi Jangan Menyusahkan.

Benar-benar lelah harus bagaimana merespon perempuan.  Benar-benar kesal bagaimana bertanya tanpa menyinggung perempuan.  Benar-benar heran bagaimana menjawab tanpa menyakiti perempuan.  Dan benar-benar letih, bagaimana sebaiknya bersikap di atas kata Hargai Perempuan. Tapi,  "Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti." (QS. Al-Hujurat: 13) Bukan hanya perkara berpasangan dengan perempuan, tapi hubungan dengan ibu, teman, saudari, keluarga perempuan, pasti selalu menemukan hal-hal yang bikin, "Segitunya jadi perempuan". Siapapun, kita butuh perempuan. Siapapun kita butuh sosok ibu. Siapapun, kita butuh kita menjadi perempuan yang benar-benar paham akan kodrat, tanggungjawab, dan sebenarnya tak...