Kalian sedikit nakal. Sibuk berkata budak cinta, tapi tak pernah memanggil majikan cinta. Kalau kata ftv, jangan langkahi majikan.
Sedang sibuknya remaja bahkan orang dewasa kini menyebut bucin saat melihat teman atau orang lain yang selalu dinilai berlebihan perihal cinta. Walau bukan berlebihan, paling tidak menurut apa yang dikatakan pasangannya. Kalaupun bukan pasangan, ya bisa saja teman yang disukainya.
Masih ingat tulisan sebelumnya perihal poin-poin keberhasilan KKN? Salah satunya cinta lokasi. Kalau dulu belum musim kata bucin, menyebutnya dengan cinlok di KKN. Sekarang? Bucin!
Entah apa salah mereka saling suka, entah apa salah si dia yang memberi perhatian lebih terhadap temannya, dan entah apa salah kita selalu membully mereka bucin padahal mereka memancing ingin diejek.
Kalau ditelisik, ternyata kebanyakan dari mereka tak suka dipanggil bucin, sesekali aku ingin memanggil mereka macin. Majikan cinta. Ah sama saja rasanya. Si A menyuruh B untuk melakukan ini. (Posisi ini A itu macin), dan si B menyuruh A untuk jangan melakukan ini. (B pun tak lagi bucin, tapi macin).
Jadi, mereka terkadang adalah majikan, dan terkadang adalah budak? Ini posisi yang netral. Seimbang.
Terlibatnya dua hati pada kata bucin memang tak bisa disalahkan. Tapi, kalau soal mengkritik, boleh dong ya.
Begini, kalau sudah suka, jangan berlebihan. Apalagi di depan teman-teman yang lain. Kalau sudah saling suka, perhatian jangan hanya pada satu orang, perhatikan juga teman-teman yang lain. Dan kalau sudah saling nyaman, jangan pacaran (karena dosa eheh). Lamar langsung dong.
Oh ya, dengan hastag, berani mencintai, berani menikahi, kalau sudah tak sabar ingin memilikinya, jangan pacari, tapi nikahi. Kalau belum sanggup, jangan ajak kawin lari, tapi puasa, sebagai penahan nafsu diri.
Intinya, hati-hati. Kalau kalian berada diposisi mencintai atau dicintai, jangan mudah terpengaruh. Bukankah itu semua bisa saja drama KKN? Setelah nya, dilepas, ditinggal, dan dilupakan? Hati-hati dengan hati. Jangan bucin atau macin.
#07


ditunggu kisah2 penuh warnanya soal si Tuan yang chat kakak itu. Cerita lgsg sepertinya lebih seru wkwkwk
BalasHapus