Ini sudah ke 21 tahun aku melewati 17 Agustus. Tapi momennya makin tua makin ga berasa. Entah karena aku yang suka momen 17 Agustus di masa kecil, masa dimana aku selalu ikut perlombaan dan gak pernah menang. Atau entah karena aku memang belum merasa merdeka secara lahir dan batin.
Perihal Indonesia yang katanya sudah merdeka, keahlian ku yaitu melihat dan mendengar situasi sekitarku, aku menganggap kita belum merdeka! Serius, kita belum bebas.
Kita masih dijajah oleh perasaan yang tak terbalaskan. Kita masih dijajah oleh omongan manusia lain yang membikin hati teriris. Kita masih dijajah oleh kalimat bucin. Kita ini masih dijajah. Dan belum merdeka, (ini bukan soal pahlawan, perang dan 350 tahun).
Apalagi untuk mahasiswa KKN, aku ingin tanya, apa kalian sudah merasa merdeka? Atau kalian sudah merasa telah berjuang sendiri untuk merdeka?
Inti tulisan "Laporan".
Bebas berpendapat itu hak semua manusia. Lalu, kembali ke sub judul, membuat laporan apa termasuk penjajahan? Jawabannya iya. (Nb: jangan sesuaikan dengan KBBI, karena makna penjajahan itu daerah yang dikuasai).
Kenapa termasuk penjajahan? Jawabannya mudah, karena kita diganggu waktu liburnya dengan laporan. Bayangkan saja, kita KKN capek nih, capek makan tidur nge bucin, otomatis kita gak sempat kerjakan laporan. Dan setelah KKN juga kita capek, inginnya istirahat. Tapi kita harus mengerjakan laporan.
Penjajahan bukan? Belum lagi harus print laporan, akan banyak kertas yang dikumpulkan dan ujung-ujungnya terbuang. Atau di bututkan.
Matematika nya, ada 2ribu mahasiswa KKN, membuat laporan pribadinya 25 lembar. Berapa kertas yang akan kita konsumsi hanya untuk sebuah nilai? Banyak sekali.
Tapi mau gimanapun itu juga salah kita, karena terlalu ambil pusing (habis ini ada yang menggerutu dalam hati,padahal dia yang ambil pusing). Mau dapat nilai ya kerjakan. Kalau gak mau ya gak usah. Gak usah banyak ngeluhnya. Begitu.
Akhir tulisan, aku sadar tulisan kali ini bahkan lebih gak berfaedah dari sebelumnya. Ini cuma bualan. Haha. Untuk laporan, yang dari tadi aku sebut-sebut, aku mohon maaf. Membuatmu harus ku gosip kan kali ini.
Kepada yang pembaca, tak usah ambil pusing juga. Intinya suatu saat, kita harus merdeka. Dalam hal apapun itu.
#08

Merdeka... termasuk memerdekakan hati nurani
BalasHapus