Kita seatap, kita setempat tidur, dan kita bahkan sepiring. Aku mengira kau tak suka makan banyak, tapi ternyata kau makan banyak. Aku tak menyangka juga bahwa kau pantang bersandar, karena matamu akan segera mengantuk. Kebiasaanmu yang tak ku tahu, kini aku jadi hapal.
Sudah entah berapa banyak upil yang ku hamburkan di sini, namun belum ada yang tau aku kebiasaan mengupil (setelah ini kalau ada yang baca mungkin kalian akan tau). Artinya aku pandai menutupi kebiasaan burukku itu.
Kalau sudah serumah memang wajar kita mengetahui kebiasaan teman kita. Karena setiap hari dia yang kita lihat. Sama saja saat KKN. Kalau kata guru ku dulu, "Tingkahmu di sekolah cerminan mu kalau di rumah". Begitu kira-kira.
Kalimat itu memang menunjukkan apa yang benar-benar terjadi kita lakukan. Seperti kita jadi tahu, si A suka nya makan kecap, si B kebiasaan bangun siang, bahkan subuh tak bangun, si C terbiasa tidur di jam-jam orang sibuk mengajar.
Si D kebiasaan nya baca buku, si E sukanya main hp (sepertiku). Yang padahal tidak ada chat hanya saja aku mungkin terlihat main hp karena untuk menuliskan blog amatir seperti ini.
Ya begitulah, KKN juga sebagai ajang terbongkar nya aib yang kita tutup selama ini, ajang terbongkarnya kebiasaan yang selama ini sedikit orang yang tau. Kamu sudah diketahui kebiasaanmu apa di KKN? Artinya kamu kurang berhasil untuk menutupi itu.
#10

Kebiasaan menyimpan perasaan sudah ketahuan blm? Kalau belum, artinya kamu berhasil yim
BalasHapusWkwk lontong
Hapus