Kau tau hujan?
Setiap rintiknya adalah rinduku padamu. Tak terhitung, berapa kali aku merindu.
Setiap kilatnya, adalah kasihku padamu.
Yang samar, tapi berkali-kali ingin mengenai hatimu.
Yang tertutup dan pasti sulit untuk ku lalui.
Kau selalu datang seperti hujan.
Benar. Kau membasahi pipiku.
Harapku setelahnya, kau datang seperti pelangi.
Memberi warna yang membikin elok mata dan tenang hati.
Tapi, ternyata kau tetap pergi seperti fatamorgana.
Khayal, tak mungkin dapat ku capai.
Teruntukmu,
Pergilah.
Jangan biarkan aku hanya menjadi pengagum sia-sia.

Komentar
Posting Komentar