Tentangmu, aku tak menyangka kita
akhirnya punya cerita.
Kau tahu rasanya memiliki adik-adik baru di sana, padahal kami belum usai waktunya untuk dimanja? Rasanya kami masih belum siap. Dan itu diskusi kami para reporter redaksi angkatan 19. Belum lama kami menjadi sosok adik baru di sana, eh kami harus menerima dengan lapang dada bahwa akan ada beberapa orang yang setara dengan kami juga ditempatkan di sana.
Akhirnya,
kitapun satu subdivisi. Kita tak saling menegur, kan? Jangankan menegur, saling bertatap saja kita tak pernah, aku
membual dalam hati, Dia kenapa jarang
ikut kumpul.
Kesan kita dulu ternyata sungguh tak mengenakkan. Partner liputan berita? Tidak, kita tidak pernah liputan bareng. Pernah sekali, dan itu tidak naik beritanya. Dari situ, kaupun tetap di duniamu; sendiri.
Kesan kita dulu ternyata sungguh tak mengenakkan. Partner liputan berita? Tidak, kita tidak pernah liputan bareng. Pernah sekali, dan itu tidak naik beritanya. Dari situ, kaupun tetap di duniamu; sendiri.
Yang begini dikata
tak punya kenangan?
|
Pembawaanku tak
sebegitu membosankannya, tapi kenapa seakan kita tak cocok untuk bercengkrama.Ah, padahal aku mudah saja membuat orang bercerita denganku, tapi kenapa dengan
kita? Ya benar, Kita tak akan punya
kenangan, Ta.
Lambat laun,
orang-orang yang ku jaga selama ini ternyata tidak bertahan. Betapa dukanya
subdivisi kita dulu. Hehe. Semua cuek, ada yang tak cuek tapi tak mau serius
dan tak mau menekuni bidang itu, karena dia butuh rangkulan. Banyak jumlahnya,
dan yang bertahan hanya kita ber-tiga.
Menjadi
sekretaris redaksi aku fikir mudah, tapi itu juga bisa sebagai modus. Modus
bertanya kepada anggotanya masing-masing. Kau menemuiku ketika Mukel. Kau lihat
aku menangis? Benar, aku menangis karena ingin tetap di reporter. Salah satu
alasan kuat, ialah agar bisa serius menjalaninya di sana bersamamu.
Sampai, aku
menangis ketika reporter kehilangan Aisyah Sihombing, relung hati berduka,
mengingat Akan ditemani siapa Syafrita? Kau
ingatkan kita menangis bersama? Dan merasa paling kuat, padahal kita berjalan
keluar untuk menangis bersama.
Mungkin, tumpahnya bulir bening itu yang
membuat kita jadi lebih dekat.
Tak disangka, kami berada disatu rubrik hard di majalah. Ketika di reporter redaksi, tak sekalipun kami rasakan nikmatnya menjadi reporter. Tapi ketika sudah masanya, malah kami disatukan di dalam sebuah rubrik majalah. Reportase Khusus, maaf ada dosaku di sana. Aku menulis namamu pada bagian Korlip dan memohon ke Pemred untuk memilihmu. Padahal, kau belum pernah liputan di luar dengan tema ekstrim seperti ini.
![]() |
| Di warung mi ayam dekat Masjid Al-jihad. |
Momen nakalnya, kau terpilih. Membuat matamu mengarah ke aku. Aku cuma bisa tertawa kala itu. Dan satu lagi, momen sialnya malah akupun terpilih menjadi reporter di rubrik itu. Ah, benar membuatku geli.
Dinas Ketenagakerjaan di Abdullah Lubis, Dinas Sosial di Pinang Baris, dan Satpol PP di Gaharu. Kau ingat tempat itukan? Kita benar paling hebat kala itu dengan bantuan Maps. Hanya makan mi ayam yang kita tak butuh maps. Kau hebat, korlip yang bisa diajak liputan. Full day bersamamu membuat kita banyak bercerita. Terima kasih.
Belum usai, rasanya memang banyak kisah belakangan ini bersamamu. Kembalilah kita disatukan dalam sebuah rubrik, kali ini Reportase Utama dengan tema yang lebih berat; Kekerasan Seksual. Terima kasih sudah menjadi reporterku yang baik, sehingga tugasku sebagai korlip hanya sedikit-sedikit saja untuk melengkapi tulisan. Berulang kali bertanya, Kak, apa yang perlu dibantu? Aku cuma bisa diam. Haha. Aku tak mau merepotkan siapapun.
Ta, maaf selalu membuatmu melotot ke arah ku haha. Bahkan aku sekarang masih kagum samamu kenapa bisa serius gitu. Duduk gak pernah lasak, bicara seperlunya, gak boros. Kita banyak bedanya ternyata ta. Terima kasih kamu; kakakku juga adikku.
Tetap menjadi
hebat. Tetap membersamaiku. Dan terima kasih selalu menegur ku manakala diri
ini sering tak bisa kalem seperti mu.




Yim, kamu sok romantis 😫
BalasHapusKan sudah saya bilang saya ini romantis
HapusAkur-akur ya kalian. Semangattt. Terus berkarya ya.
BalasHapusAsiappp kaekk
HapusKak aku kapan dibuatkan gini:) wkwkwkkw pd amat w:(
BalasHapus