Orang-orang sekarang sedang disibukkan untuk persiapan mudik, dan baru seminggu sebelum libur, sudah banyak yang booking tiket, baik itu tiket untuk naik kereta api, ataupun bus. Sudah menjadi hal yang biasa setiap tahunnya jika sudah mendekati hari lebaran, tiket mahal, tak hanya lebaran, tahun barupun biasanya tiket akan melonjak menjadi lebih besar, bahkan sampai 2 kali lipat.
Tak dipungkiri, walau naiknya harga tiket, tetap saja orang-orang akan selalu memesannya. Biasanya tiket kereta api dari Medan menuju Rantau Prapat seharga 120rb, dan jelang lebaran, tiket sudah naik menjadi 130rb, naiknya harga tiket tak menjadikan kereta api sepi, malah bahkan sangat ramai diantrean. Begitu juga dengan tiket naik bus, mobil travel, dan lainnya.
Tapi bahagianya, setiap tahun juga ada disediakan bus gratis dari pemerintah kabupaten, hanya dengan menyodorkan ktp dengan syarat harus warga asli kabupaten tersebut, sudah bisa pulang kampung secara cuma-cuma. Dulu, aku mengira takkan bisa merasakan mudik dengan cara memesan tiket, tapi setelah beberapa tahun kemudian, akhirnya aku diberi kesempatan untuk mudik, atau pulang kampung kekampung halamanku. Kalau saja aku tidak merantau, aku tidak akan pernah merasakan bagaimana memiliki tiket.
Dengan menjadi anak kos atau anak perantauan, semua hal yang tak pernah terjadi bisa terjadi. Dan kemarin, aku sudah memesan tiketku untuk naik travel, ya biasanya 110 jadi 120 sih. Tak apa, dari pada aku harus naik bus, perutku akan sakit hingga berhari-hari. Kalau ditahun kemarin dan tahun ini masih bisa merasakan gimana memiliki tiket dari Medan ke Labura, ditahun berikutnya aku mengharapkan agar memiliki tiket dari kota impianku atau bahkan negara impian ku.
Rasanya memiliki tiket itu gaul, mahal dibeli, dan disodorkan ke petugas untuk memeriksa tiket. Ya barangkali diramadan selanjutnya aku bisa memberi tiket umroh untuk kedua orang tuaku. Mungkin bahagia lagi yang kurasa, tapi justru malah haru, karena setiap impianku pelan dan pelan tercapai. Tiket memang ajib, bisa membuat orang tersenyum kalau sudah memilikinya.
#Day23
#CeritaRamadanku
#29haringeblog
Komentar
Posting Komentar