Malam makin hitam pekat. Jarum jam makin menunjukkan jam-jam rawan. Nyatanya, sahur akan sebentar lagi. Tapi hingga kini, diri yang lemah masih tetap berjibaku dengan jurnal elektronika. Tak apa, fikirku. Sudah memang sepatutnya.
Kalau persoalan menulis seperti ini, aku tak anggap beban, malah ini sebagai pelepas penatku. Dan tak terasa, sudah hari ke-12 aku menulis diblog. Selama ini aku mengira bahwa aku menulis hal yang sia-sia, dan tak akan ada yang berminat membaca. Tapi syukurnya itu semua tak benar, masih ada juga yang membaca dan mengomentari lewat wa ku. Sampai, ada yang meminta 'Coba kalau nulis, kaitkan tema mu itu sama jodoh'. Aku diam. Berulang dan berulang, kalimat itu selalu ku dapat dari orang yang sama. Sampai, akhirnya aku mengiyakan.
Membahas soal tilawah, aku jadi ingat orang-orang yang baru ku kenal. Sebuah grup yang awalnya aku menyangka ini grup bawel amat. Itu grup One Day One Juz(ODOJ). Grup tilawah yang selalu mengingatkan anggota grup untuk membaca Al -Quran, untuk kholas-kholas-dan kholas tilawah. Sampai aku mulai kembalikan niatku karena Allah. Dan mulai aku rutinkan tilawahku. Satu hari satu juz. Dan alhamdulillah amanah baru kembali ku emban di grup dakwah yang InsyaAllah selalu mengingatkanku ke Allah. Menjadi gabungan dari mereka; Odoj DPA Medan membikinku nyaman.
Apalagi kalau bertemu dengan beberapa, Al-Quran tak lagi bisa dilepas. Dan ada yang sering berkata Uda kholasnya kalian?
Alhamdulillah, Allah menghadirkan mereka, saling menjadi alarm untuk tilawah, mengajarkan dakwah dimana-mana, berkumpul dengan orang sholih dan sholihah dengan pembahasan dakwah.
Pernah aku mendengar ceramah ustad ketika ada perkumpulan Odoj, beliau berkata Bagus ini tilawah, apalagi tilawah bareng istri. Rasanya rasa surga. Aku tak percaya akan hal itu, biasa aja. Itu yang selalu terlintas dibenak. Tapi, rasa penasaranku mengalahkan segalanya. Aku membuktikan itu semua. Bukan dengan menikah lalu langsung praktik tilawah berdua, tapi dengan membuka youtobe, dengan pencarian "Tilawah bareng keluarga". Dan berhasil, aku mendapatkan beberapa video.
Aku yang tak pernah-pernahnya melihat demikian, dan juga tak selalu peduli yang menyangkut akan hal itu, akhirnya aku mengangguk Iya pulak.. Dan tersenyum, seakan aku merasa malu. *entah apa penyebabnya. Yang ku ambil, bahwa ternyata tilawah bersama pasangan halal memang indah dilihat. Itu aku masih melihat. Belum merasakan langsung. Benar tidaknya, aku yakin itu benar, karena ku lihat dari beberapa ekspresi wajah di video, mereka senang, dan terlihat adem.
Untuk kalian, kita, atau kamu, jangan lupa tilawah hari ini, besok dan seterusnya.
Semoga bagi yang masih tilawah sendiri, agar tetap rajin tilawah, dan tahun berikutnya bisa tilawah berdua. Bersama pasangan yang sudah halal. Dan bagi yang sudah sering tilawah berdua, cukup berdua aja, jangan nambah sampai empat(walau sunah). Kecuali berempat bareng anak-anaknya. Begitulah.
Jazakumullah khairan yang selalu rutin baca blog amatir.
#Day13
#tilawah
#CeritaRamadanku
#29HariNgeblog
Komentar
Posting Komentar