LAPORAN HASIL
KUNJUNGAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
Disampaikan Oleh:
Nama: Isma Hidayati
NIM:0705162008
Mata Kuliah: Akhlak Tasawuf
Dosen Pengampu: Dr.Ja’far M.A
Program Study: FISIKA
Semester: II
Fakultas
Sains dan Teknologi
UIN
Sumatra Utara
T.P
2017/2018
Judul
Laporan : Laporan Hasil
Kunjungan Perpustakaan
Waktu
Pelaksanaan : Selasa, 25 April 2017
Tempat : Perpustakaan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Tujuan : Untuk mencari beberapa buku Tasawuf yang
dijadikan sebagai Resensi
|
NO
|
Judul
Buku
|
Pengarang
|
|
1
|
Syiah
dan Tarekat Sufi
|
Syaikh
Ahmad Rusydi, Syiah dan Tarekat
Sufi, (Jakarta Timur: Puataka Al-Kautsar, 2013)
|
|
2
|
Tasawuf
Sebagai Kritik Sosial
|
Said
Aqil Sirat, Tasawuf Sebagai Kritik Sosial, (Jakarta Selatan:
Yayasan KHAS, 2006)
|
|
3
|
Akhlak Tasawuf
|
D.Rosihon Anwar,M.Ag, Akhlak Tasawuf,
(Jawa Barat: Pustaka Setia, 2009)
|
|
4
|
Kunci
Memasuki Dunia Tasawuf
|
Amatullah
Armstrong, Kunci Memasuki Dunia Tasawuf, (Bandung: Mizan Anggota
IKAPI, 1996)
|
|
5
|
Tasawuf
Untuk Kita Semua
|
Muhammad
Fthullah Gulen, Tasawuf Untuk Kita Semua, (Jakarta Selatan: Republika
Penerbit, 2014)
|
|
6
|
Membumikan
Tasawuf
|
Muzakkir,
Membumikan Tasawuf, (Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2013)
|
|
7
|
Akhlak
Taswuf dan Karakter Mulia
|
Abuddin
Nata, Akhlak Taswuf dan Karakter
Mulia, (Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2013)
|
|
8
|
Dunia
Spritual Kaum Sufi
|
Ian
Richard Netton, Dunia Spritual Kaum Sufi, (Jakarta: PT. RajaGrafindo
Persada, 2001)
|
|
9
|
Cakrawala
Tasawuf
|
H.
M. Jamil, Cakrawala Tasawuf,
(Cipayung Ciputat: Gaung Persada Press, 2004)
|
|
10
|
Akhlak
Tasawuf
|
H.
Miswar, Akhlak Tasawuf, (Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2013)
|
|
11
|
Ajaran
dan Teladan Sufi
|
H.
M. Laily Mansur, Ajaran dan Teladan Sufi, (Jakarta: PT. RajaGafindo
Persada, 2002)
|
Dari
11 jumlah buku yang
membahas tentang Tasawuf saya memilih 2
buku yang akan saya jadikan sebagai Resensi yaitu:
Akhlak
Tasawuf oleh Dr.Rosihon Anwar, M.Ag
Resensi Judul 1
Judul Buku : Akhlak
Tasawuf
Penulis : Dr.Rosihon Anwar, M.Ag
Penerbit :Pustaka
Setia
Cetakan :Pertama, Juli 2009
Sinopsis Akhlak Tasawuf
Agama
islam adalah agama yang menyeru umatnya mencari rezeki dan mengambil
sebab-sebab mencapai kemuliaan, ketinggian, dan keagungan dalam perjuangan
hidup bangsa-bangsa. Bahkan, agama islam menyerukan menjadi yang dipertuan di
dalam alam dengan sadar keadilan, dan memperbolehkan mengambil peluang mencari
kesenangan yang diizinkan.
Maksud
tasawuf pada mula-mula timbulnya adalah suci, yaitu hendak memperbaiki budi
pekerti, sebagaimana kata Junaid yang telah disampaikan. Ketika mula-mula
timbul itu semua orang bisa menjadi sufi, tidak perlu memakai pakaian tertentu,
atau bendera tertentu, atau berkhalwat sekian hari lamanya di dalam kamar atau
mengadu kening dengan kening guru.
Dengan
segala keterangan itu jelaslah maksud kita dengan buku ini. Kita tegakkan
kembali maksud semula dari tasawuf, yaitu membersihkan jiwa, mendidik, dan
mempertinggi derajat budi; menekankan segala kelobaan dan kerakusan memerangi
syahwat lebih dari keperluan untuk kesejahteraan diri.
Dibuku
ini ditulis oleh Cendikiawan muslim berwawasan luas, dengan latar belakang
sastrawan menjadikan buku ini bukan saja kaya makna tetapi juga enak dibaca. Dala bukunya penulis mampu memaparkan semua yang
mencakup dengan tasawuf dan tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman.
Yaitu dengan menuliskan ayat ayat dan hadis.
Sering
kali orang mencari bahagia dengan mengorbankan waktu, tenaga, keluarga, bahkan
nyawa. Padahal, bahagia dekat dengan kita dan ada di dalam diri kita.
Resensi Judul 2
Judul Buku :Cakrawala Tasawuf
Penulis :Drs. H. M. Jamil, MA
Penerbit :Gaung Persada Press
Cetakan :Pertama, November 2004
Sinopsis Ckrawala Tasawuf
Kecenderungan Taswauf kepada
kesatuan denga Tuhan dilihat sebagai ajaran yang paling banyak melakukan
penyimpangan dari ajaran Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Faham akan tidak
adanya perbedaan antara Tuhan dengan alam, atau Tuhan adalah esensi segala
sesuatu merupakan puncak dari penyimpangan-penyimpangan tersebut. Dari faham
inilah lahir ajaran, “syari’at hanya untuk orang awam”, atau syari’at
sesungguhnya tidak diperlukan. Semua agama sama, tidak ada perbedaan antara
yang kafir dengan yang muslim, sebab semua hakikatnya adalah Tuhan atau paling
tidak pancaran dari Tuhan.
Karena
itu, Tasawuf dalam semua artian, mesti dipelajari kembali dengan
sungguh-sungguh dan mendalam. Seluruh penyimpangan-penyimpangan, baik dalam
tasawuf akhlaqi maupun falsafi,
baik pada tingkat ajaran maupun praktek, mesti kembali diletakkan di bawah
bimbingan dan petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW., diantaranya dengan
kerangka singkat tasawuf syar’i yang telah penulis kemukakan pada bagian akhir
dali tulisan buku ini. Sebagai ungkapan akhir “Kebenaran itu hanyalah Allah,
karena itu semua kita mesti berusaha dan bermohon agar dibimbing kepada
kebenaran yang hakiki untuk keselamatan dunia dan akhirat.”
Komentar
Posting Komentar