Langsung ke konten utama

Kata Siapa Low Budget Gak Bisa Jalan-Jalan?


Meneruskan pernyataan di tulisan sebelumnya tentang traveling, saya jadi tertarik untuk bercerita tentang perjalanan gagal karena low budget. Padahal dilain sisi sudah sangat ingin untuk liburan, apalagi kalau sudah libur. Ya ini terkhusus untuk kamu yang doyan jalan-jalan dan butuh refreshing. Kalau liburan tapi kamu memilih untuk diam di rumah, dan menghabiskan waktu dengan membaca buku, beribadah, atau hanya meratapi diri, ya silahkan. Ini tulisan untuk yang mau jalan-jalan aja haha.

Pengen jalan-jalan tapi gak punya uang.
Bentar lagi libur, pengen pergi, tapi gak punya uang.
Gak usah jadi pergi lah, gak punya uang.

Banyak lagi pastinya kalimat-kalimat yang tertutur jika sudah gagal melalak, oh iya semua itu sudah pernah saya katakan. Tapi Alhamdulillah saya selalu berhasil melalak. Walau gak jauh, sepala jauh, gak lama-lama. Ehe:”

Izinkan saya menyampuri tulisan ini dengan cerita saya. Baiklah saya mulai.

Bagaimana bisa jalan-jalan padahal low budget?
Inilah sebab hidup itu harus punya rumus, rumus untuk tenang, rumus hidup berkah, rumus untuk bahagia. Iya bahagia, jalan-jalan misalnya. Boleh saja mengikut tip dari saya, tip yang saya pakai untuk memanjakan mata saya.

1.      Nebeng Liburan
Guna mengikuti organisasi ternyata banyak, selain menambah relasi juga bisa mengantarkan kita ke tempat-tempat yang jarang atau bahkan tidak pernah dikunjungi. Sebagai contoh, langsung saja sebut saja ini tentang saya, yang selalu jalan-jalan, baik dekat ataupun jauh tapi jarang sekali saya keluar uang untuk melakukan perjalanan.

Sejak saya lahir sampai kuliah, saya ke Danau Toba terhitung cuma dua kali. Dan setelah saya mengikuti organisasi di perkuliahan, juga saya ikut event-event, Alhamdulillah saya setiap tahun selalu ke Danau Toba, secara gratis. Gratis, lah. Kan panitia haha. Nah kalian kalau selama ini suka ngebully anak organisasi, jangan lagi, ya. Mereka itu lebih bahagia, karena selalu jalan-jalan. Dan hidupnya gak sesuram yang kalian bayangkan.

2.      Liburan Paket Hemat
Gak usah gengsi, kalau gak punya budget tapi pengen punya cerita dihari libur. Kamu bisa tetap jalan-jalan, kok. Paket hemat ini, dimulai dengan modal kuota. Kalian harus punya kuota, agar bisa searching. Kan kalian gengsi nih tanya ke teman, dimana liburan yang murah. Ya gak? Jadi harus punya modal kuota.

Paket hemat sebenarnya simple, tinggal lihat daerah mana yang mau dikunjungi, lalu sesuaikan dengan budget, dan langsung pergi deh. Amankan? Logikanya begini, kalian sibuk pergi keluar jauh-jauh, tapi yang dekat aja belum dijelajahi. (ini sudah ada di tulisan sebelumnya).

Saya juga lumayan sering kok liburan paket hemat. Kalau kalian orang Sumut, kelen mungkin tau daerah Perbaungan sana ada banyak tempat wisata. Jangan anggap remeh dah tu tempat, datang aja dulu. Daripada kalian mainnya Cuma ke belakang kos, liatin paret Medan. Sedih dong.

3.      Cari Promo
Uang ada lumayan, pengennya pergi jauh, tapi kalau tiket  mahal sama aja. Haha. Cek aplikasi tiket langsung, contoh ni traveloka.com. yaudah tinggal cari promonya. Pasti ada kok. Mangkannya tadi saya bilang, banyakin relasi. Biar jalan untuk liburan gampang aja. Entah itu lepas uang makan, atau transportasi, atau tempat penginapan. Kudu banyakin relasi dulu deh. Ada aja itu dapatnya ntar. Oh iya, saya menyebutnya dengan nebeng liburan. Haha.


Sedikit cerita, organisasi saya ada kunjungan nasional nih jalan-jalan pokoknya. Bermodalkan berapa? Ke Aceh Cuma bayar Rp 300.000,-/orangnya. Murah kan? Murahlah. Walau saya gak punya uang, tetap aja tu murah, udah bisa naik bus nyaman, makannya 4 sehat 5 sempurna, jalan-jalannya banyak. Enak dong ya? Enaklah. Maka saya rekomendasikan tip lagi, banyakin relasi.

Saya doakan, dan semoga kalian juga mendoakan saya, agar kita bisa sama-sama liburan. Liburan berfaedah pastinya. Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tradisi Sikap diDepan Kue Raya

Ada istilah, orang zaman dulu dan orang zaman sekarang. Kalau orang zaman dulu tandanya dia sudah tua dizaman sekarang. Dan orang zaman sekarang, dia sudah modern, tidak seperti orang zaman dulu yang dikenal kuno. Dalam tradisi hari raya idul fitri, juga sering terlintas kalimat yang barangkali tak sengaja ditutur " Dari tahun ketahun ini aja kuenya". Tak perlu menggeleng, ini hanya untuk yang sependapat denganku. Hal yang ditunggu bagi orang yang halal-bihalal selain THRnya, ialah melihat kue-kuenya. Yang tersaji diatas meja dengan sajian unik diatas tempat kue. Entah itu tempat kue kaca, ataupun plastik. Kalau kalian semodel atau sesikap denganku, apa yang pertama kalian lakukam ketika sampai ketempat saudara atau tetangga? Aku menjawab, aku akan membuka semua tutup tempat kue yang ada didepanku. Itu sudah ku anggap tradisi setiap datang kerumah-rumah. Sejak kecil, kebiasaan itu terus terjadi sampai aku dewasa seperti ini. Bukan perihal aku doyan dan aku memakan semuany...

Bukan Sekadar Maaf

Lebaran, merupakan klimaks nya umat muslim disaat bulan ramadan. Banyak hal yang sudah dilewati setiap muslim selama berpuasa. Dan perihal ibadah selama dibulan ramadan, mari kembalikan kepada Allah. Jika membahas soal lebaran, apa yang tersirat selain baju baru, thr, dan mudik? Benar, itulah tradisi bermaaf-maafan. Aku pernah bertanya kepada seorang temanku, kenapa dia kemaren meminta maaf atas semua kesalahan yang ia perbuat terhadapku, namun setelahnya ia kembali lagi membuat kesalahan yang itu bukan tanpa disengaja. Kenapa? Dan dengan singkat dia menjawab,  "Kan kemarin lebarannya". Aku terdiam,  dan hanyut pada kebingungan. Sampai sekarang, aku tak pernah lagi menanyakan hal demikian kepada temanku yang lainnya. Malah yang ada, aku takut mendapat kalimat demikian lagi. Kalau soal lebaran, dalam islam juga dikatakan bahwa lebaran itu mempertandakan bahwa kita umat islam akan segera kembali ke fitrah. Tanda bahwa kita akan menjadi muslim yang baru. Maka dari itu semua ...

Perempuan, Aku Tau Kita Rumit. Tapi Jangan Menyusahkan.

Benar-benar lelah harus bagaimana merespon perempuan.  Benar-benar kesal bagaimana bertanya tanpa menyinggung perempuan.  Benar-benar heran bagaimana menjawab tanpa menyakiti perempuan.  Dan benar-benar letih, bagaimana sebaiknya bersikap di atas kata Hargai Perempuan. Tapi,  "Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti." (QS. Al-Hujurat: 13) Bukan hanya perkara berpasangan dengan perempuan, tapi hubungan dengan ibu, teman, saudari, keluarga perempuan, pasti selalu menemukan hal-hal yang bikin, "Segitunya jadi perempuan". Siapapun, kita butuh perempuan. Siapapun kita butuh sosok ibu. Siapapun, kita butuh kita menjadi perempuan yang benar-benar paham akan kodrat, tanggungjawab, dan sebenarnya tak...